Minggu, 04 Oktober 2026

Kebijakan AI

KABAR IT memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu dalam proses kerja redaksi, produksi konten, analisis informasi, pengelolaan data, optimasi teknis, dan pengembangan produk digital.

Penggunaan AI di KABAR IT dilakukan dengan prinsip transparansi, akurasi, verifikasi manusia, tanggung jawab editorial, perlindungan data, dan kepentingan publik.

Kebijakan ini berlaku bagi seluruh jajaran redaksi, editor, jurnalis, kontributor, tim teknologi, tim SEO, serta pihak lain yang terlibat dalam produksi dan pengelolaan konten KABAR IT.

1. Prinsip Dasar

AI merupakan alat bantu, bukan pengganti tanggung jawab redaksi.

Setiap konten yang diterbitkan di KABAR IT tetap menjadi tanggung jawab manusia yang melakukan verifikasi, penyuntingan, dan keputusan publikasi.

AI tidak boleh digunakan untuk menghapus kewajiban jurnalistik seperti:

  • verifikasi fakta;
  • konfirmasi narasumber;
  • pengecekan konteks;
  • penilaian kepentingan publik;
  • keberimbangan;
  • dan tanggung jawab etik.

2. Ruang Lingkup Penggunaan AI

KABAR IT dapat menggunakan AI untuk membantu:

  • riset awal;
  • merangkum dokumen;
  • transkripsi wawancara;
  • penerjemahan;
  • penyuntingan bahasa;
  • pengecekan struktur tulisan;
  • pembuatan ide judul;
  • pengelompokan topik;
  • analisis data;
  • rekomendasi internal link;
  • optimasi metadata;
  • pembuatan outline artikel;
  • pengelolaan arsip dan cluster konten;
  • analisis performa artikel;
  • serta kebutuhan teknologi dan operasional lainnya.

Penggunaan AI harus tetap berada di bawah pengawasan manusia.

3. AI dalam Penulisan Artikel

AI dapat membantu proses penulisan artikel, tetapi hasil AI tidak boleh dipublikasikan secara otomatis tanpa pemeriksaan redaksi.

Editor atau jurnalis wajib memastikan:

  • fakta benar;
  • kutipan akurat;
  • nama dan jabatan benar;
  • tanggal dan angka benar;
  • konteks tidak menyesatkan;
  • tidak ada informasi fiktif;
  • tidak ada sumber yang dikarang;
  • tidak ada kesimpulan yang tidak didukung data.

Konten yang menggunakan bantuan AI harus memenuhi standar editorial yang sama dengan artikel yang ditulis sepenuhnya oleh manusia.

4. Larangan Hallucination

KABAR IT melarang publikasi informasi hasil AI yang tidak dapat diverifikasi.

AI tidak boleh digunakan untuk:

  • menciptakan narasumber fiktif;
  • membuat kutipan palsu;
  • mengarang statistik;
  • mengarang hasil riset;
  • menciptakan institusi atau jabatan yang tidak ada;
  • memalsukan kronologi;
  • menyimpulkan fakta tanpa dasar.

Jika informasi tidak dapat diverifikasi, informasi tersebut tidak boleh diperlakukan sebagai fakta.

5. Kutipan dan Narasumber

AI tidak boleh digunakan untuk menciptakan atau memodifikasi kutipan langsung sehingga mengubah makna pernyataan narasumber.

Kutipan langsung harus berasal dari:

  • wawancara;
  • rekaman;
  • dokumen resmi;
  • konferensi pers;
  • siaran pers;
  • atau sumber lain yang dapat diverifikasi.

AI boleh membantu merapikan transkripsi, tetapi tidak boleh mengubah substansi pernyataan.

6. Penggunaan AI untuk Breaking News

Untuk breaking news, AI hanya boleh digunakan sebagai alat bantu.

Publikasi tetap harus didasarkan pada sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.

Kecepatan publikasi tidak boleh mengalahkan akurasi.

Jika informasi masih berkembang, KABAR IT dapat memperbarui artikel secara berkala sesuai hasil verifikasi terbaru.

7. AI untuk Rewrite dan Parafrase

AI dapat digunakan untuk membantu rewrite atau parafrase dari sumber lain, tetapi tidak boleh menghasilkan plagiarisme atau menyalin substansi secara berlebihan.

Setiap rewrite harus:

  • tetap melalui verifikasi;
  • menyebutkan sumber jika relevan;
  • menambahkan konteks;
  • menggunakan struktur editorial KABAR IT;
  • tidak sekadar mengganti sinonim.

8. AI untuk Artikel Evergreen

AI dapat membantu menyusun artikel explainer, tutorial, glossary, dan evergreen.

Namun redaksi wajib memastikan:

  • informasi masih relevan;
  • sumber yang digunakan valid;
  • tidak ada klaim usang;
  • tidak ada rekomendasi yang menyesatkan;
  • konten memberi nilai tambah bagi pembaca.

9. AI untuk Review

AI tidak boleh digunakan untuk membuat pengalaman penggunaan produk yang sebenarnya tidak pernah dilakukan.

Jika artikel review berdasarkan:

  • hands-on test,
  • data teknis,
  • demo,
  • dokumentasi resmi,
  • atau pengalaman editorial,

hal tersebut harus dibedakan secara jelas.

AI tidak boleh mengarang:

  • pengalaman memakai produk;
  • performa perangkat;
  • hasil benchmark;
  • ketahanan baterai;
  • kualitas kamera;
  • atau kesimpulan pengujian.

10. AI untuk Crypto dan Keuangan Digital

Dalam konten crypto, blockchain, fintech, dan aset digital, penggunaan AI harus dilakukan dengan kehati-hatian ekstra.

AI tidak boleh digunakan untuk:

  • memberi jaminan keuntungan;
  • membuat prediksi harga sebagai kepastian;
  • mendorong pembelian aset tertentu tanpa dasar;
  • menghasilkan rekomendasi investasi personal;
  • menyamarkan konten promosi sebagai analisis independen.

Setiap konten tetap bersifat informatif dan bukan nasihat investasi personal.

11. AI untuk Gambar dan Ilustrasi

KABAR IT dapat menggunakan AI untuk membuat ilustrasi, visual konsep, infografik, atau materi kreatif.

Materi visual AI tidak boleh disajikan seolah-olah merupakan dokumentasi faktual suatu peristiwa.

Jika visual AI dapat menimbulkan persepsi sebagai foto nyata, KABAR IT akan memberikan penanda seperti:

Ilustrasi AI
atau
Gambar dibuat dengan bantuan AI

Materi AI tidak boleh digunakan untuk memalsukan peristiwa, tokoh, lokasi, atau kejadian.

12. Deepfake dan Manipulasi Visual

KABAR IT melarang penggunaan deepfake atau manipulasi AI yang dapat:

  • menyesatkan pembaca;
  • mencemarkan nama baik;
  • memalsukan identitas;
  • membuat seseorang tampak mengatakan sesuatu yang tidak pernah dikatakan;
  • atau mengubah konteks peristiwa secara menipu.

13. AI untuk SEO

AI dapat digunakan untuk membantu:

  • meta title;
  • meta description;
  • keyword grouping;
  • topic clustering;
  • internal link suggestions;
  • content gap analysis;
  • dan optimasi struktur artikel.

Namun keputusan editorial tidak boleh hanya didasarkan pada skor SEO atau rekomendasi AI.

Kualitas dan manfaat bagi pembaca tetap menjadi prioritas.

14. AI untuk Internal Linking

KABAR IT dapat menggunakan AI untuk merekomendasikan hubungan antarartikel.

Saran internal link harus:

  • relevan secara konteks;
  • membantu pembaca;
  • tidak berlebihan;
  • tidak dibuat semata-mata untuk manipulasi ranking.

Keputusan akhir tetap berada pada editor.

15. AI untuk Article Management

AI dapat digunakan untuk membantu:

  • mengidentifikasi orphan content;
  • menentukan cluster;
  • mendeteksi artikel declining;
  • merekomendasikan refresh;
  • mengelompokkan winner/opportunity/dead content;
  • dan membantu prioritas editorial.

AI tidak boleh secara otomatis menghapus, redirect, atau mengubah artikel tanpa persetujuan manusia.

16. Perlindungan Data

Data sensitif tidak boleh dimasukkan ke platform AI tanpa dasar dan perlindungan yang memadai.

Termasuk:

  • identitas sumber rahasia;
  • dokumen internal;
  • password;
  • data pribadi;
  • data pelanggan;
  • informasi yang belum dipublikasikan;
  • dokumen investigasi sensitif.

Redaksi wajib memperhatikan kebijakan privasi dan keamanan dari layanan AI yang digunakan.

17. Sumber Rahasia

Informasi yang dapat mengungkap identitas sumber rahasia tidak boleh dimasukkan ke sistem AI publik tanpa perlindungan yang sesuai.

Kerahasiaan sumber harus tetap dijaga.

18. Hak Cipta

Penggunaan AI harus tetap memperhatikan hak cipta.

AI tidak boleh digunakan untuk:

  • menyalin karya pihak lain;
  • menghasilkan reproduksi yang terlalu identik;
  • menghapus atribusi;
  • atau menyamarkan plagiarisme.

19. Transparansi

KABAR IT tidak mewajibkan label AI pada setiap penggunaan kecil seperti:

  • spell check;
  • grammar correction;
  • transcription;
  • formatting;
  • rekomendasi internal.

Namun KABAR IT dapat memberikan disclosure jika AI memiliki peran substansial terhadap isi, visual, analisis, atau bentuk akhir konten.

20. Penandaan Konten AI

Label dapat digunakan dalam bentuk:

Dibantu AI
Ilustrasi AI
Konten dibuat dengan bantuan AI

Penggunaan label ditentukan oleh redaksi berdasarkan tingkat keterlibatan AI.

21. Human-in-the-Loop

Setiap penggunaan AI yang memengaruhi konten jurnalistik harus menerapkan prinsip human-in-the-loop.

Artinya, manusia tetap melakukan:

  • verifikasi;
  • penyuntingan;
  • evaluasi risiko;
  • pengecekan fakta;
  • dan keputusan publikasi.

22. Tanggung Jawab Editor

Editor bertanggung jawab memastikan penggunaan AI sesuai kebijakan ini.

Editor berhak:

  • menolak hasil AI;
  • meminta verifikasi tambahan;
  • meminta penulisan ulang;
  • menghapus bagian yang tidak dapat diverifikasi;
  • atau menunda publikasi.

23. Kesalahan Akibat AI

Apabila terjadi kesalahan akibat penggunaan AI, KABAR IT akan:

  • melakukan koreksi;
  • melakukan ralat jika diperlukan;
  • memperbarui artikel;
  • mengevaluasi proses editorial;
  • memperbaiki SOP.

Kesalahan yang disebabkan AI tidak menghilangkan tanggung jawab redaksi.

24. AI dan Konten Bersponsor

AI dapat digunakan dalam proses produksi sponsored content atau advertorial, tetapi:

  • konten tetap harus diberi label komersial;
  • klaim produk harus dapat diverifikasi;
  • AI tidak boleh membuat testimoni palsu;
  • AI tidak boleh menciptakan data produk yang tidak ada.

25. AI untuk Personalisasi dan Rekomendasi

KABAR IT dapat menggunakan AI untuk rekomendasi artikel atau personalisasi konten.

Penggunaan tersebut harus memperhatikan privasi pengguna dan Kebijakan Data Pribadi.

26. Audit dan Evaluasi

KABAR IT dapat melakukan evaluasi berkala terhadap:

  • akurasi penggunaan AI;
  • keamanan;
  • efektivitas;
  • bias;
  • privasi;
  • kualitas editorial.

Tools AI yang tidak memenuhi standar dapat dihentikan penggunaannya.

27. Pelatihan Redaksi

Jurnalis dan editor dianjurkan memahami:

  • keterbatasan AI;
  • hallucination;
  • bias;
  • risiko privasi;
  • copyright;
  • keamanan data;
  • fact-checking.

AI literacy menjadi bagian penting dari pengembangan newsroom KABAR IT.

28. Perubahan Kebijakan

Kebijakan AI dapat diperbarui mengikuti:

  • perkembangan teknologi;
  • perubahan regulasi;
  • standar jurnalistik;
  • kebutuhan redaksi;
  • perubahan risiko penggunaan AI.

Versi terbaru berlaku sejak diterbitkan di situs KABAR IT.

Penutup

KABAR IT memandang AI sebagai teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi, kualitas, dan inovasi newsroom apabila digunakan secara bertanggung jawab.

Prinsip utama KABAR IT adalah:

AI membantu proses. Manusia menentukan keputusan.

Akurasi, integritas, transparansi, dan kepentingan publik tetap menjadi standar utama dalam setiap konten yang diterbitkan.

KABAR IT
Teknologi, AI & Digital
kabar.it.com

Penerbit: PT Borneo Media Siber Nusantara
Bagian dari BMSN Network – Borneo Media Siber Nusantara